Setidaknya sekitar 40 persen wilayah Jakarta sekarang ini berada di bawah garis laut sehingga tembok laut baru harus dibangun untuk menahan air agar tidak menjangkau daratan. Namun tetap saja, sebagian besar wilayah di utara kota seringkali terendam banjir, menyebabkan pelaku bisnis harus menimbun kantong-kantong pasir sebagai pelindung sementara warung-warung kaki lima masih melayani pelangganya meski air menggenangi kaki mereka.

Oleh: Kanupriya Kapoor, Beawiharta (Reuters)

Nur Anisa Rahmadani harus menyeberangi genangan air laut senaik tulang keringnya untuk mencapai tempatnya bersekolah di Desa Pantai Bahagia di wilayah pantai utara Pulau Jawa.

Hampir setiap hari, air alut yang seharusnya menyentuh daratan di daerah pantai yang berjarak beberapa kilometer, membanjiri lapangan sekolah dan kelas-kelas di sekolah Nur – Sebuah bukti jelas bahwa Pulau Jawa mulai terendam dan mengancam kehidupan ribuan orang yang tinggal di wilayah sekitar pantai.

Para ahli mengatakan bahwa Pantai Bahagia dan beberapa desa dan perkotaan lain yang berada di pesisir pantai mulai terendam banjir dikarenakan campuran kerusakan alam yang disebabkan oleh manusia serta perubahan iklim.

 



“Di satu sisi, kita menghadapi permasalahan perubahan iklim yang menyebabkan level air laut meningkat,” kata I Nyoman Suryadiputra, Direktur kelompok konservasi Wetlands International Indonesia.

read more : Pesisir Pantai Jakarta Makin Tenggelam