Berita tentang upaya diplomasi di bawah radar datang setelah pengumuman mengejutkan bahwa Presiden AS Donald Trump merencanakan sebuah pertemuan puncak dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, bagian dari perkembangan pesat setelah detente Olimpiade. Delegasi Parlemen Eropa mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pembicaraan rahasia dengan Korea Utara selama tiga tahun terakhir.

Oleh: Telegraph

Delegasi Parlemen Eropa mengatakan pada hari Rabu (14/3) bahwa pihaknya telah melakukan pembicaraan rahasia dengan Korea Utara selama tiga tahun terakhir untuk mencoba membujuk pemerintah Korea Utara untuk merundingkan agar mereka mengakhiri program nuklirnya.

Kelompok yang dipimpin oleh Anggota Parlemen Eropa (MEP) Inggris, Nirj Deva, telah bertemu dengan pejabat senior Korea Utara, termasuk menteri-menterinya, 14 kali dan merencanakan pertemuan lagi di Brussels dalam waktu dekat.

Berita tentang upaya diplomasi di bawah radar datang setelah pengumuman mengejutkan bahwa Presiden AS Donald Trump merencanakan sebuah pertemuan puncak dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, bagian dari perkembangan pesat setelah detente Olimpiade.

Deva mengatakan bahwa dia dan rekan-rekannya di Delegasi Parlemen Eropa untuk Hubungan dengan Semenanjung Korea telah “tanpa henti mengadvokasi kasus tersebut untuk dialog tanpa prasyarat” untuk mengakhiri kebuntuan nuklir yang semakin tegang dengan Korea Utara.

 






read more : Parlemen Eropa dan Korea Utara Ternyata Berdiskusi ‘Rahasia’ Selama 3 Tahun