Raja Salman dari Saudi tegaskan kembalu dukungannya untuk pendirian negara Palestina, setelah putranya, putra mahkota Mohammed bin Salman, mengatakan pernyataan langka, bahwa Israel berhak untuk hidup damai di tanah mereka sendiri. Arab Saudi—yang merupakan tempat kelahiran Islam dan rumah bagi kuil-kuil tersuci—tidak mengakui Israel.

Oleh: Reuters

Raja Salman menegaskan kembali dukungan Arab Saudi untuk negara Palestina, setelah putranya dan pewarisnya mengatakan bahwa Israel berhak untuk hidup damai di tanah mereka sendiri—sebuah pernyataan langka oleh seorang pemimpin Arab.

Raja tersebut juga menekankan perlunya memajukan proses perdamaian, dalam panggilan telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (2/4) malam, yang dilakukan setelah pasukan keamanan Israel menewaskan 16 warga Palestina pada pekan lalu selama demonstrasi di sepanjang perbatasan Israel-Gaza. Jumlahnya meningkat menjadi 17 pada Selasa (3/4).

Raja Salman menegaskan kembali “posisi teguh kerajaan terhadap masalah Palestina dan hak sah rakyat Palestina untuk sebuah negara merdeka, dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya,” kantor berita milik pemerintah SPA mengatakan pada Selasa (3/4).

 





read more : Raja Salman Tegaskan Dukungan untuk Palestina, Setelah Komentar Putra Mahkota Terkait Israel